Kronik TNI Juni 2017

1 Juni 2017
Panglima TNI : Pancasila Adalah Ideologi Yang Ditanamkan Dengan Cara Doktrin.

Pancasila adalah Ideologi yang harus ditamankan dengan cara doktrin yang disesuaikan dengan strata pendidikan, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Lanjutan Tingkap Pertama (SMP) dan seterusnya, namun yang paling penting adalah mengimplementasikan-nya dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat. Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dihadapan awak media setelah menghadiri upacara peringatan hari lahir Pancasila dengan Inspektur Upacara Presiden RI Ir. Joko Widodo, dihalama Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat. (Harian Pelita, 2 Juni 2017).

 

2 Juni 2017
Panglima TNI : Teroris Musuh Seluruh Komponen Bangsa Indonesia.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa teroris itu adalah musuh seluruh komponen Bangsa Indonesia tanpa terkecuali dan teroris itu kejahatan terhadap Negara. Demikian ditegaskan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjawab pertanyaan wartawan usai menghadiri buka puasa bersama di rumah dinas Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Jalan Widya Candra, Jakarta Selatan. (Harian Pelita, 5 Juni 2017).

 

5 Juni 2017
Panglima TNI Ajak Warga Muhammadiyah Terus Berjuang Menjaga NKRI.

Muhammadiyah salah satu organisasi agama yang ikut dan memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia dari ancaman penjajah yang ingin merebut Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Demikian disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan ceramah kebangsaan di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Jalan Ringroad Selatan, Bantul Yogyakarta. (Harian Pelita, 6 Juni 2017).

 

5 Juni 2017
Panglima TNI : Kiai dan Ulama Berperan Penting Merebut dan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.

Sejarah mencatat bahwa Pondok Modern Darussalam Gontor telah melahirkan banyak Kyai Ulama dan cendikiawan muslim yang ikut berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Demikian disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kasum TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., dihadapan 10.000 santri Pondok Modern Darussalam Gontor, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. (Harian Pelita, 7 Juni 2017).

 

9 Juni 2017
Panglima TNI Buka Puasa Bersama Ribuan Masyarakat Jawa Timur.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo melaksanakan buka puasa bersama ribuan masyarakat Jawa Timur terdiri dari kalangan ulama, ustadz, yatim piatu, keluarga besar TNI-Polri dan FKPPI. Bertempat di lapangan hitan Ksatrian Sutedi Senaputra, Karang Pilang, Surabaya, Jawa Timur. Mengawali sambutannya Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat di Jawa Timur karena masyarakatnya guyub dan saling menghargai serta patuh kepada alim ulamanya sehingga semua bisa aman, sejak dahulu Jawa Timur sudah menjadi barometer keamanan di Indonesia dan ini sudah sampai ke dunia internasional. (Harian Pelita, 12 Juni 2017).

 

9 Juni 2017
Kasau : Saya Tidak Menginginkan Model Kepemimpinan Otoriter.


if you know your enemies and know your self, you will not be imperiled in a hundreds of battles”, terus berusaha untuk mengetahui, memahami, memaknai dan menggunakan apa yang terjadi di sekelilingmu sebagai bahan pertimbangan dalam melakukan tindakan untuk kepentingan pribadi maupun tugas Negara agar tidak terjadi kesalahan yang dapat membuatmu menyesal dikemudian hari. Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP. saat memberikan pembekalan kepada Pasis Sekkau Angkatan 101 di Sekkau, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. (Harian Pelita, 12 Juni 2017).

 

10 Juni 2017
Pangkostrad : Kedaulatan NKRI Harus Dijaga.
   


Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Edy Rahmayadi melakukan kunjungan kerja ke kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Pada kesempatan itu Pangkostrad menyampaikan pesan kepada masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjaga kerukunan bermasyarakat demi keutuhan NKRI. Kehadiran saya kemari untuk bersilaturahmi sebagai Pangkostrad, sewajibnya melakukan pembinaan. Republik Indonesia memiliki 17.458 pulau yang tersebar di 34 provinsi serta 516 kabupaten/kota, merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang harus dijaga, ungkap Pangkostrad usai menyerahkan paket pasar murah kepada warga kota Sibolga. (Harian Pelita, 13 Juni 2017).

 

11 Juni 2017
Panglima TNI : TNI Tidak Bisa Dipisahkan Dengan Rakyat.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan bahwa TNI dan rakyat tidak bisa dipisahkan karena sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari peran rakyat termasuk ulama dan santri yang tergabung dalam laskar-laskar perjuang. Setelah kemerdekaan para ulama dan santri ada yang kembali ke pesantren-nya masing-masing, namun ada pula yang berdagang dan berkarya. Sebagian dari mereka terpanggil untuk menjaga keamanan rakyat, maka dibentuklah Badan Keamanan Rakyat (BKR) yang saat ini kita kenal dengan TNI. Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam sambutannya pada acara safari Ramadhan yang dihadiri 3.500 orang, terdiri dari Prajurit TNI, Polri, Para Ulama masyarakat serta 1.000 anak yatim piatu bertempat di lapangan apel Batalyon Para Rider 502/UY Brigif 18 Para Rider/2 Kostrad Jabung Malang, Jawa Timur. (Harian Pelita, 13 Juni 2017).

 

12 Juni 2017
Panglima TNI : Waspadai Sel-Sel ISIS di Indonesia.

Setelah diadakan pengawasan hampir semua provinsi di Indonesia kecuali Papua ada sel-sel ISIS tapi masih tidur. Hal ini harus kita waspadai karena begitu sel-sel yang tidur dibangunkan maka aka nada berbagai macam titik konflik di Indonesia yang beraliansi Islamic State maka sudah pasti tangan-tangan Negara luar akan masuk ke Indonesia.

 

19 Juni 2017
Panglima TNI : Maritime Commander Center Wujudkan Keamanan Perairan Sulu.

Peresmian Maritime Commander Center (MCC) Tarakan merupakan upaya yang dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menindaklanjuti deklarasi bersama di Yogyakarta guna mewujudkan keamanan wilayah perairan sulu dan sekitarnya sebagai solidaritas sesama Negara anggota ASEAN. Demikian disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada saat peresmian MCC di Markas Komando Lantamal XIII Tarakan, Kalimantan Utara. (Harian Pelita, 20 Juni 2017).

 

19 Juni 2017
TNI Diingatkan Pesan Jenderal Soedirman.

Presiden RI Ir. Joko Widodo mengingatkan tentang pesan Panglima Besar Jenderal Soedirman kepada Tentara Nasional Indonesia untuk menjaga kedaulatan Negara, memperkuat kesatuan bangsa dan kebhinekaan di Indonesia saat acara buka puasa bersama dihadapan prajurit TNI, pegawai negeri sipil, serta pimpinan TNI di Plaza Markas Besar TNI, Cilangkap. Presiden RI Ir. Joko Widodo mengatakan, TNI memiliki kewajiban yang tidak boleh dan tidak akan pernah berubah yaitu menjaga Negara kesatuan RI, merawat Pancasila, serta menguatkan persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan. (Kompas, 20 Juni 2017).

 

19 Juni 2017
Panglima TNI : TNI Siap Digerakan dan Tidak Mengenal Kata Gagal.

Organisasi militer berbeda dengan organisasi lainnya karena yang diutamakan adalah kesatuan komando, mulai Presiden sebagai Panglima Tertinggi, Panglima TNI, Kepala Staf, Dankotama Ops mempunyai garis komando yang jelas dan tegas. “Jadi jangan ragukan TNI, kapanpun TNI siap digerakan dan tidak mengenal kata gagal dalam menjalankan tugas, karena kalau gagal, Negara ini akan hancur”. Kata Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan sambutan pada acara buka puasa bersama ribuan prajurit dan PNS Mabes TNI dan Angkatan, Alim Ulama, Tokoh Pemuda, masyarakat dan anak yatim piatu di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. (Harian Pelita, 22 Juni 2017).

 

Subdisjianhubmas Dislissaji

Jl. Gatot Subroto Kav. 16

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *